Seni lukis Ekspresionisme

Ekspressionisme adalah kecenderungan seorang seniman untuk mendistorsi kenyataandengan efek-efek emosional . Ekspresionisme bisa ditemukan di dalam karya lukisan , sastra ,film , arsitetur , dan musik . Istilah emosi ini biasanya lebih menuju kepada jenis emosikemarahan dan depresi daripada emosi bahagia.Pelukis Matthias Grünewald dan El Greco bisa disebut ekspresionis. seniman berusahamengungkapkan kesadaran jiwanya yang dalam terhadap obyeknya. Jadi corak ekspresionisme ilu sesungguhnya menggambarkan bagaimana sesungguhnya perasaan jiwanya terhadap obyeknya, bukan lagi mengambarkan kesan rasa luar dari suatu obyek.Corak ekspresionisme lebih mementingkan ekspresi, yaitu pernyataan batin yang selalu tumbuh karena dorongan akan menjelmakan perasaan atau buah pikiran . Pada corak ekspresionisme itu yang diutamakan adalah inti-sari atau hakekat, jadi soal “di dalam” atau ada juga yang mengatakan soal “kejawaan”.Oleh karena yang diungkapkan soal kejiwaan, sedangkan jiwa itu sesuatu yang abstrak, maka wujudnya ada kalanya abstrak. Corak eksporesionisme inilah menjadi dasar seni modern dengan beberapa cabangnya seperti: kubisme, fauvisme, purisme, futurisme, dadaisme, sur-realisme, naif-primitifisme dan scbagainya.